Persebaya Surabaya menunjukkan performa gemilang dalam pertandingan Super League 2025/2026, dengan meraih kemenangan telak 4-0 atas Persijap Jepara. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo itu menyuguhkan sejumlah momen yang tak terlupakan bagi para pendukung tuan rumah.
Sejak awal laga, kedua tim menampilkan permainan yang cukup sengit. Meski sempat terjadi blunder dari bek Persebaya, yang membuat Persijap mengancam, namun pertahanan Persebaya dapat bertahan dan menggagalkan peluang tersebut.
Di awal pertandingan, kedua tim tampak saling mengukur kekuatan. Serangan demi serangan dari kedua sisi terlalu sering terputus, sehingga membuat tempo permainan menjadi lambat meski hanya ada sedikit peluang yang tercipta.
Keberhasilan Persebaya Mengontrol Jalannya Pertandingan
Pada menit ke-19, sebuah momen berbahaya hadir dari Persijap melalui sepakan Carlos Franca. Namun, tembakan yang memberikan harapan tersebut hanya mengenai mistar gawang, menutup peluang Persijap untuk unggul lebih dulu.
Menjelang pertengahan babak pertama, wasit menunjukkan titik penalti setelah melanggar Francisco Rivera. Keputusan itu menambah tekanan pada tim tamu, dan Persebaya segera mengambil keuntungan dari situasi tersebut.
Eksekusi penalti oleh Bruno Moreira berhasil mengecoh kiper Persijap, dan memberikan keunggulan bagi Persebaya pada menit ke-26. Gol ini membangkitkan semangat tim tuan rumah untuk tampil lebih agresif.
Gol Kedua dan Dominasi di Babak Pertama
Tak lama setelah gol pertama, Persebaya menggandakan keunggulan melalui sundulan Leo Lelis, yang memanfaatkan umpan sepak pojok dari Rivera. Keunggulan 2-0 ini semakin menambah kepercayaan diri Persebaya.
Meski Persijap mencoba bangkit, hingga babak pertama berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta, dan Persebaya mengakhiri setengah waktu dengan keunggulan yang meyakinkan. Tim tamu harus berjuang ekstra keras di babak kedua untuk memperkecil ketertinggalan.
Memasuki babak kedua, Persijap tampak berusaha lebih keras. Peluang emas muncul di awal babak kedua melalui Sudi Abdallah, yang sayangnya gagal memanfaatkan kesempatan dengan baik, sundulannya melenceng jauh dari target.
Peluang Emas dan Gol yang Dianulir
Persebaya terus menunjukkan dominasi mereka, dengan ancaman dari Malik Risaldi di menit ke-54, namun usaha ini masih dapat dihentikan oleh kiper lawan. Beberapa menit setelah itu, Persijap kembali memiliki kesempatan untuk mencetak gol, tetapi gol Sudi Abdallah harus dianulir karena posisi offside.
Setelah momen tersebut, pertandingan berlangsung dengan cukup alot, keduanya berusaha menemukan celah dalam lini pertahanan lawan namun sering kali menemui kegagalan. Persebaya akhirnya berhasil menembus kebuntuan pada menit ke-81.
Francisco Rivera mencetak gol ketiga bagi tuan rumah, mempertahankan semangat tim hingga akhir laga. Gol tambahan ini menambah tekanan bagi Persijap, yang sepertinya telah kehilangan momentum dalam pertandingan ini.
Pementasan Kemenangan Terakhir Persebaya
Di menit-menit akhir permainan, Persebaya tidak berhenti menyerang. Pada menit ke-85, Mihailo Perovic berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan, menambah skor menjadi 4-0 dan memastikan kemenangan yang gemilang bagi timnya.
Dengan kemenangan ini, Persebaya menunjukkan kekuatan mereka di kompetisi ini dan mengukuhkan status mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan. Para pendukung yang memenuhi stadion pun bersorak gembira, merayakan setiap gol yang tercipta.
Setelah peluit panjang berbunyi, Persebaya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 4-0. Ini tidak hanya sekadar angka di papan skor, tetapi juga gambaran performa solid dan kerjasama tim yang luar biasa sepanjang laga.
